penghujung malam, 14 Mei 2018.
Jakarta,
ada satu masa yang ingin aku bagi kan pada semesta,
masa yang bahkan aku sendiri pun tak faham harus menjabarkan nya dengan cara bagaimana.
ada satu masa yang ingin aku utarakan pada semesta,
tentang rasa yang tak biasa,
tentang dilema yang memuncah,
tentang keputus asaan yang tak berujung.
ada satu masa yang ingin aku ceritakan pada semesta,
tentang bagaimana aku mengenal nya,
tentang bagaimana aku menyukai nya,
tentang bagaimana aku mengagumi nya,
tentang bagaimana aku membuat senyum di wajah nya,
namun, dari banyak nya masa, hanya ada satu yang aku ingin semesta tau,
masa dimana aku menyadari bahwa titik patah hati paling tinggi adalah ketika perasaan yang ku tujukkan secara nyata, di balas dengan ilusi, dan sebuah candaan.
tjournal.
xx-viii.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar